Jalan Alternatif Banyumas-Brebes Putus Akibat Longsor, Aktivitas Ekonomi Masih Lumpuh

Arif Purniawan
Jalan alternatif yang menghubungkan Banyumas-Brebes ambles sepanjang 25 meter. Foto : ist

BANYUMAS,iNewsSemarang.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau langsung jalan alternatif Banyumas-Brebes di Desa Samudra Kulon, Kecamatan Gumelar, Rabu (23/11) yang putus akibat tanah longsor pada Jumat (18/11) lalu.

Di lokasi jalan putus karena ambles, sudah dipasang garis pembatas di sekitar area jalan yang longsor. Panjang badan jalan yang longsor mencapai sekitar 25 meter. Adapun kedalaman tebing dan sungai lebih dari 50 meter.

Akibat jalur alternatif tersebut longsor, aktivitas perekonomian masyarakat lumpuh. Sebab jalan itu merupakan jalur utama penghubung antara Kecamatan Gumelar, Banyumas, dengan Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes.

 “Ini lagi kita siapkan desain agar kita carikan jalan alternatif,” kata Ganjar Pranowo didampingi Bupati Banyumas Achmad Husein.

Penyebab tanah longsor itu diduga karena kontur dan posisi jalan berada di lereng bukit dan kemiringannya cukup tinggi. Salah satu alternatif yang dipertimbangkan adalah membuat jalan memutar.

“Mungkin diputar karena ini ada punggungan bukit di sebelahnya, tanahnya Kodam. Jadi nanti kita bisa komunikasi dengan Pangdam atau kemudian tetap di sini,” tuturnya.

Sembari mengkaji kemungkinan menjadi jalur alternatif lain, nantinya akan dibuat jembatan sementara sehingga warga yang terisolir bisa dievakuasi lewat jembatan tersebut.

“Tapi alhamdulillah warganya aman, warganya sehat, tinggal nanti kalau kebutuhan sehari-hari tadi saya usul pedagang sayurnya yang datang ke sini, kan ini ada jalan daruratnya, bisa dipikul. Intinya dari mereka semuanya akan terlayani dengan baik,” ujarnya.

Ganjar juga meminta agar para siswa yang tinggal di sisi terisolir diberi kelonggaran. Terutama saat hujan deras kembali mengguyur, di mana situasinya bisa membahayakan.

“Sebenarnya dalam kondisi darurat bisa kita kerjakan apapun lah, yang penting tidak terganggu dan pemerintah siap kok untuk segera merespons ini,” katanya.

Ganjar mengimbau seluruh masyarakat Jawa Tengah waspada bencana dan saling peduli. Sebab tak hanya di Kecamatan Gumelar, banjir dan longsor juga terjadi di banyak tempat.

Editor : Maulana Salman

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network