Pencarian pun dilakukan Basarnas dan tim SAR gabungan pada Minggu sore, namun hingga matahari terbenam, keberadaannya belum juga diketahui. Medan hutan Kalialang yang cukup terjal, tidak adanya saksi yang melihat kali terakhir sang nenek dan juga cuaca yang tidak menentu menjadi hambatan tersendiri.
Di hari kedua usaha pencarian tim SAR, akhirnya keberadaan sang nenek yang harus menggunakan tongkat untuk berjalan tersebut membuahkan hasil. Sekira pukul 13.46 WIB, korban berhasil ditemukan selamat namun dalam kondisi kelelahan, lemas dan juga kelaparan setelah 3 hari tidak makan.
Korban yang juga punya riwayat pikun tersebut diduga hilang arah hingga akhirnya tersesat dan keluar jalur pulang. Merasa kelelahan, sang nenek memutuskan untuk berhenti istirahat.
“Alhamdulillah tim gabungan berhasil menemukan sang nenek dalam kondisi selamat, namun beliau terserang hipotermia ringan setelah kehujanan dihutan tadi malam. Sudah diberi minuman saat ditemukan dan Saat ini sudah dibawa ke pihak medis untuk penanganan lebih lanjut,” ungkap Budiono.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
