Penambahan pasokan fakultatif LPG 3 Kg diilakukan untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen serta mencegah terjadinya kelangkaan yang dapat dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
“Dengan pasokan yang mencukupi, diharapkan distribusi LPG tetap lancar dan masyarakat dapat memperoleh LPG sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET),” jelas Taufiq.
SPBU terdampak Banjir Ditutup
Sementara itu, terdapat beberapa SPBU yang terdampak banjir dan dilakukan penghentian operasional sementara sesuai prosedur keselamatan yang berlokasi di wilayah Kabupaten Kudus yakni SPBU 43.593.18 – Jl. Lingkar Utara, Bacin, SPBU 44.593.15 – Jalur Pantura Demak–Kudus, SPBU 48.595.05 – Jl. Raya Demak (perbatasan Kudus–Demak).
Pertamina mengarahkan konsumen ke SPBU terdekat yang masih beroperasi sebagai lokasi alih suplai yakni SPBU 44.593.04 Matahari – Jl. Jend. Ahmad Yani, Kudus, SPBU 44.593.01 Prambatan – Jl. Raya Kudus–Jepara, SPBU 44.593.09 Hadipolo – Jl. Raya Kudus–Pati, dan SPBU 44.593.25 Rendeng – Jl. Jend. Sudirman, Kudus.
Terkait kualitas produk, Taufiq menegaskan bahwa seluruh fasilitas terdampak tidak akan dioperasikan sebelum dilakukan pemeriksaan menyeluruh. “Kami memastikan kualitas BBM dan LPG tetap sesuai standar. Setiap SPBU yang terdampak banjir akan dilakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum kembali melayani masyarakat,” ujarnya.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
