Ditekankan pula bahwa seleksi SIPSS merupakan jalur strategis Polri untuk menjaring sumber daya manusia unggul dari kalangan sarjana (D4, S1 dan S2) yang memiliki keahlian khusus, sebagai calon pemimpin Polri di masa depan yang mampu menjawab tantangan zaman, termasuk di era digital.
"Seluruh rangkaian seleksi SIPSS, lanjutnya, dilaksanakan dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) serta clean and clear, melibatkan pengawasan internal dan eksternal guna menjamin objektivitas dan keadilan bagi seluruh peserta," ujarnya.
Wakapolda juga mengingatkan secara tegas kepada peserta dan orang tua agar tidak mencoba mempengaruhi panitia seleksi melalui rekomendasi atau praktik suap dalam bentuk apa pun. “Apabila terbukti melanggar, akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Kepada panitia dan tim pengawas, dirinya berpesan agar menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab. Sementara kepada para peserta, ia mendorong agar mempersiapkan diri dengan baik dan menunjukkan kualitas terbaik dalam setiap tahapan seleksi.
“Seleksi ini adalah kompetisi yang adil. Tunjukkan kemampuan terbaik, karena yang terpilih adalah mereka yang benar-benar layak,” ujarnya.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
