Potret Taman Doa Jalan Salib SMA PL Don Bosko Semarang, Pertama di Dalam Lingkungan Sekolah

Ahmad Antoni
Suasana peresmian Taman Doa Jalan Salib di lingkungan SMA PL Don Bosko Semarang. (foto: iNewsSemarang.id)

SEMARANG, iNewsSemarang.idSMA PL Don Bosko Semarang kini memiliki Taman Doa dan Jalan Salib. Taman religi dengan luas sekitar 600 meter persegi ini merupakan Taman Doa Jalan Salib pertama yang berada dalam lingkungan Sekolah. 

Keberadaan Taman dan Doa Jalan Salib yang diresmikan pada Jumat (30/1/2026) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas Iman dan Taqwa baik bagi para siswa maupun para guru dan pegawai Katolik di lingkungan SMA PL Don Bosko. 

Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) pun akan memberikan penghargaan sebagai Taman Doa Jalan Salib Pertama di dalam lingkungan sekolah. “Rekor ini dalam bidang Religi atau keagamaan,” ujar Ketua Umum Leprid, Paulus Pangka, Sabtu (31/1).

Kepala SMA PL Don Bosko Semarang, Maria Magdalena Heni Widiastuti mengatakan, ada berbagai kegiatan dalam rangka peringatan Hari Don Bosko yang dilaksanakan setiap 31 Januari.

Salah satunya peresmian Taman Doa dan Jalan Salib SMA PL Don Bosko. Dia menjelaskan latar belakang dan tujuan pembangunan Taman Doa di dalam lingkungan sekolah. 

Di Taman Doa ini terdapat14 perhentian jalan salib, taman doa Maria, kursi untuk berdoa bagi para pengunjung. Pihak sekolah membuka kesempatan bagi pengunjung jika akan berdoa di Taman Doa.

“Karena setiap langkah hidup kita harus dilandasi dengan doa yang kuat, Sekolah yang berbasis agama Katolik, maka dibangun taman doa yang terdiri dari taman maria dan taman jalan salib,” jelas Heni.

“Awal mulanya kami buat dalam rangka membangun talud yang ada di depan kelas 12, karena taludnya masih berupa tanah sehingga taman di atasnya longsor maka kami buat taman permanen dari batu dan sekaligus buat perhentian dalam salib,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan taman doa mengandung makna bahwa talud sebagai penopang ruang kelas 12 supaya tanahnya tidak longsor, sekolah berdiri tetap tegar. Maka taman doa juga melambangkan kekuatan doa yang jadi dasar untuk keberlangsungan di sekolah ini.

“Kekuatan doa bagi murid kami untuk mengasah ilmunya, meraih prestasinya melalui Pendidikan di SMA Don Bosko. Kekuatan doa itu pula yang membuat bapak ibu guru siap melayani siswa,” kata Heni.

“Melalui peresmian Taman Doa ini, harapan kami anak-anak  menjadi pribadi yang sungguh mengandalkan Tuhan maka dia menjadi pribadi yang kudus Meskipun kami memiliki siswa yang tidak beragama Katolik, ada yang Islam, Kristen, Hindu dan Budha, kami punya toleransi yang baik di sekolah ini,” ungkapnya.


 

Editor : Ahmad Antoni

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network