Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas di lapangan, kondisi prasarana perkeretaapian termasuk jalur KA di wilayah yang merasakan gempa dinyatakan aman pada pukul 02.16 WIB.
"Selama masa pengecekan kondisi prasarana, ada 14 KA di wilayah Daop 4 yang harus Berhenti Luar Biasa, yaitu 10 KA penumpang dan 4 KA barang," sebutnya.
Luqman menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api dan penumpang merupakan prioritas utama KAI dalam setiap kondisi operasional.
“Setiap potensi resiko harus dipastikan aman terlebih dahulu sebelum perjalanan kereta api kembali dioperasikan,” tegasnya.
KAI Daop 4 Semarang menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat langkah pengamanan tersebut.
KAI terus melakukan pemantauan dan pemeriksaan di lapangan serta akan menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat sesuai dengan perkembangan kondisi prasarana dan operasional perjalanan kereta api.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
