TEL AVIV, iNewsSemarang.id – Kabar menegangkan datang dari Timur Tengah. Israel bersiap menyerang Iran kembali bila mendapat lampu hijau dari Amerika Serikat (AS).
Kali ini serangan bakal menargetkan program rudal balistik Iran. Diketahui, Israel terlibat perang 12 hari melawan Iran pada Juni 2025, mengincar ilmuwan nuklir, hingga fasilitas militer dan sipil.
Surat kabar Israel Haaretz melaporkan, hasil penilaian lembaga keamanan Israel selama 24 jam terakhir menunjukkan peningkatan kemungkinan serangan AS terhadap Iran, menyusul negosiasi nuklir putaran kedua yang berlangsung di Jenewa, Swiss, pada Selasa lalu.
Haaretz mengklaim, hasil perundingan nuklir putaran kedua berseberangan dengan apa yang disampaikan para pejabat Iran bahwa ada kemajuan signifikan untuk menuju kesepakatan.
"Berdasarkan penilaian oleh lembaga keamanan dan bertentangan dengan pernyataan publik Iran pada akhir pembicaraan Jenewa, masih ada kesenjangan signifikan yang tidak bisa dijembatani oleh AS, khususnya tuntutan agar Iran menghentikan pengayaan uranium di wilayah sendiri," bunyi laporan Haaretz, dikutip Kamis (19/2/2026).
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
