Deretan Negara dengan Durasi Puasa Ramadan Terpendek dan Terpanjang, Selandia Baru 15 Jam

Anton Suhartono
Ilustrasi durasi puasa Ramadan 1447 Hijriah. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, iNewsSemarang.id – Berikut deretan negara dengan durasi puasa Ramadan 1447 Hijriah terpendek dan terpanjang yang perlu diketahui umat muslim.

Terdapat perebedaan dalam penentuan awal puasa Ramadan, 18 atau 19 Februari 2026, bergantung pada pengamatan hilal di negara masing-masing.

Pada tahun ini durasi puasa tampaknya tak seekstrem tahun-tahun sebelumnya, yakni antara 11 hingga 15 jam. Hal ini terkait peralihan musim dingin di belahan Bumi utara di mana durasi malam relatif panjang dibandingkan siang.

Waktu Ramadan, ditentukan berdasarkan kalender hijriah, selalu berubah karena maju 10 hingga 12 hari setiap tahun. Hal ini karena kalender hijriah didasarkan pada pergerakan bulan, dengan durasi 29 atau 30 hari, berbeda dengan masehi, 30-31 hari.

Bagi hampir 90 persen penduduk dunia yang tinggal di belahan Bumi utara, durasi puasa sedikit lebih pendek tahun ini dan akan terus berkurang hingga 2031. Alasannya, Ramadan berlangsung pada titik balik musim dingin, hari terpendek dalam setahun.

Namun bagi umat Muslim di selatan Khatulistiwa, durasi puasa akan lebih lama dibandingkan tahun lalu.

Karena tahun lunar lebih pendek daripada matahari 11 hari, Ramadan akan dirayakan dua kali pada 2030. Ramadan pertama dimulai pada 5 Januari, kemudian dimulai lagi pada 26 Desember.

Durasi Puasa 
Karena sebagian negara di belahan bumi utara masih merasakan musim dingin pada Ramadan tahun ini, umat Islam akan berpuasa sekitar 12 hingga 13 jam pada hari-hari pertama.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network