“Secara permainan sudah ada kemajuan. Saat melawan Persela, kami mampu menciptakan banyak peluang. Hanya saja belum maksimal dalam konversi gol. Semoga kali ini peluang yang tercipta bisa benar-benar dimanfaatkan,” ujarnya.
Sementara, Pelatih Deltras FC, Widodo Cahyono Putro meminta para pemainnya tak meremehkan lawan dan meningkatkan kewaspadaan penuh terhadap skema bola mati (set piece) PSIS.
Secara khusus, Widodo menyoroti ancaman dari bek senior PSIS, Otavio Dutra, yang dinilainya memiliki akurasi dalam mengeksekusi maupun memanfaatkan bola-bola mati.
Strategi ini, ungkap dia, sebagai senjata paling efektif tim tamu yang harus diantisipasi jika Deltras ingin mengamankan poin penuh di kandang sendiri.
“PSIS cukup bagus dalam set piece, di situ ada Dutra yang jago memanfaatkan bola-bola mati. Ini yang perlu diwaspadai pemain, karena menjadi senjata paling efektif bagi PSIS,” ungkapnya.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
