Ia turut meminta masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan. Jika ditemukan kendala atau kekeliruan dalam penyajian makanan, masyarakat diminta melapor kepada kepala desa atau camat setempat untuk dicarikan solusi bersama.
“Program ini baik untuk anak-anak kita agar ke depan tidak kekurangan asupan gizi. Karena itu, mari kita kawal bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan,” tegasnya.
Menurutnya, untuk mewujudkan visi Indonesia yang maju dan berdaya saing global, diperlukan generasi yang sehat, kuat, dan cerdas. Kualitas manusia yang unggul akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi, memperkuat ketahanan nasional, serta menjadikan Indonesia sebagai pemain penting di tingkat global.
Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyukseskan Program MBG di Kabupaten Pati.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
