Operasi SAR Ditutup, 2 Penambang Pasir Hanyut Diterjang Banjir Lahar Dingin Merapi Dinyatakan Hilang

Ahmad Antoni
Tim SAR gabungan melakukan pencarian dua korban banjir lahar dingin Merapi di Sungai Senowo Magelang. (foto: dok Basarnas)

MAGELANG, iNewsSemarang.id - Pencarian dua penambang pasir yang hanyut diterjang lahar dingin Sungai Senowo Muntilan Kabupaten Magelang, resmi dihentikan pada Senin (9/3/2026) sore, setelah tujuh hari pencarian tidak membuahkan hasil. 

Area pencarian yang luas dan permukaan bantaran sungai yang tertutup pasir tebal menjadi kendala bagi tim SAR gabungan dalam melakukan pencarian.

Budiono, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang mengatakan, pihaknya melalui Unit Siaga SAR Borobudur telah berupaya melakukan pencarian bersama tim SAR gabungan baik dengan penyisiran area sungai dan juga hingga mengerahkan empat alat berat, namun usaha tim belum membuahkan hasil.

“Kami telah mengerahkan empat alat berat berupa excavator untuk membantu membuka tumpukan pasir di area diduga korban berada, namun luasnya area pencarian membuat usaha tim hingga kini belum membuahkan hasil,” jelas Budiono, Selasa (10/3).

Pencarian sendiri dilakukan dengan memaksimalkan eksavator disekitar LKK sampai DAM 1 kurang lebih 600 meter dan juga disekitar titik penemuan korban atas nama Heru sejauh 300 meter. Selain itu juga dilakukan penyisiran berulang dari DAM 3 sejauh 1 km ke arah hilir dengan lebih teliti namun tanda-tanda keberadaan 2 korban hingga hari ke tujuh pencarian belum juga terdeteksi.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network