Operasi SAR Ditutup, 2 Penambang Pasir Hanyut Diterjang Banjir Lahar Dingin Merapi Dinyatakan Hilang
“Setelah kami berdialog dengan semua unsur yang terlibat serta dengan perwakilan keluarga korban, maka disepakati proses pencarian pada hari ini, senin 9 Maret 2026 resmi dihentikan dan ditutup. Untuk status kedua korban atas nama Maryuni dan Hasyim kami nyatakan belum ditemukan,” ujar Budiono.
“Namun apabila ada warga yang mengetahui atau menemukan keberadaan kedua korban, maka silahkan hubungi kami melalui Unit Siaga SAR Borobudur, kami siap untuk melakukan evakuasi,” ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, hujan deras yang melanda kawasan Puncak Gunung Merapi pada selasa (3/3) siang hingga sore menyebabkan banjir lahar dingin di aliran sungai Senowo (sisi barat daya Merapi) Magelang. Akibatnya, tiga kendaraan truk penambang pasir hanyut, tiga alat berat serta 12 truk lainnya terjebak material lahar dingin.
Selain itu juga lima orang penambang yang sedang beraktivitas di area bantaran sungai Senowo juga terseret arus lahar dingin. Adapun nama-nama kelima penambang pasir adalah Maryuni, Heru, Hasyim dan Fuad yang semuanya merupakan warga Kabupaten Magelang dan Iman Setiawan (21) warga Kelurahan Karanganyar Kecamatan Tugu Kota Semarang.
Jasad Iman sendiri ditemukan langsung pada selasa malam sesaat setelah kejadian. Sedangkan Jasad Heru dan Fuad baru berhasil ditemukan di hari kedua pencarian pada rabu pagi, sehingga masih ada dua korban lagi atas nama Hasyim dan Maryuni yang belum ditemukan hingga saat ini.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
