5 Mitos Malam 1 Suro dalam Tradisi Jawa, Nomor 3 Membuang Sial dan Tolak Bala

Komaruddin Bagja/Wikku D Nugroho
Prosesi kebo bule sebelum diarak dalam Kirab Malam 1 Suro di Solo. (Foto: Dok IMG/Ahmad Antoni)

JAKARTA, iNewsSemarang.id - Mitos Malam 1 Suro dalam tragisi Jawa diulas dalam artikel ini. Malam 1 Suro bagi masyarakat Jawa merupakan malam yang sakral. 

Malam tersebut bertepatan dengan pergantian tahun baru Islam 1 Muharram. Malam 1 Suro juga sebagai penanda pergantian tahun dalam penanggalan Jawa. 

Bagi sebagian masyarakat Jawa, malam 1 Suro dianggap sebagai malam yang penuh mistis dan keramat. Beragam pantangan dan larangan pun beredar di masyarakat, diiringi dengan ritual-ritual khusus untuk menyambut tahun baru.

Dalam bukunya "Mistik Kejawen," Kuntowijoyo (2001) membahas tentang berbagai aspek spiritual dan tradisi Jawa, termasuk malam 1 Suro. 

Malam 1 Suro dianggap sebagai malam yang sangat sakral dan penuh dengan mistik dalam budaya Jawa. Pada malam ini, banyak ritual yang dilakukan untuk menghormati leluhur dan memurnikan diri.

Kuntowijoyo menjelaskan bahwa malam 1 Suro adalah waktu di mana banyak masyarakat Jawa melakukan berbagai ritual seperti tirakat atau pengendalian diri, berdoa, dan membersihkan pusaka-pusaka. 

Ritual jamasan pusaka atau pemandian pusaka juga dilakukan pada malam ini, di mana senjata dan benda-benda bersejarah lainnya dibersihkan dan didoakan. 

Prosesi ini dimaksudkan untuk menyucikan benda-benda tersebut dan memperbaharui energi spiritual yang terkandung di dalamnya.

Selain itu, tradisi seperti mubeng beteng atau mengelilingi benteng keraton tanpa alas kaki juga dilakukan sebagai bentuk pengendalian diri dan permohonan keselamatan kepada Tuhan. 

Ritual ini melibatkan para abdi dalem dan masyarakat umum yang mengikuti prosesi dengan khidmat, berdoa selama perjalanan.

Buku "Mistik Kejawen" karya Kuntowijoyo memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana tradisi malam 1 Suro menjadi bagian integral dari kehidupan spiritual masyarakat Jawa, sekaligus menunjukkan bagaimana kepercayaan ini dipertahankan dan dipraktikkan hingga kini.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network