Wali Kota Semarang Ingatkan Masyarakat agar Merawat Hasil Pembangunan Melalui TMMD

Ahmad Antoni
Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Ruang Lokakrida lantai 8 Gedung Moch Ihsan, Balai Kota Semarang. (foto: istimewa)

SEMARANG, iNewsSemarang.id - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyebut bahwa program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung merupakan bukti nyata sinergi antara aparat TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan Kota Semarang, khususnya di tingkat kelurahan.

Hal itu disampaikan Agustina saat menghadiri penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Ruang Lokakrida lantai 8 Gedung Moch Ihsan, Balai Kota Semarang.

Dia mengatakan, keberadaan program TMMD menjadi salah satu bentuk kolaborasi nyata yang mampu mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat kemanunggalan antara TNI dan masyarakat.

“Kita menyaksikan betapa indahnya kemanunggalan TNI bersama rakyat. Program ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat mampu mendorong pembangunan yang bermanfaat langsung bagi warga,” ujarnya, Kamis (12/3).

Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Kota Semarang berlangsung di Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Gunungpati, Semarang. Melalui program tersebut, berbagai kegiatan pembangunan fisik maupun nonfisik dilakukan untuk meningkatkan kualitas lingkungan serta kesejahteraan masyarakat.

Agustina juga mengingatkan masyarakat agar dapat merawat hasil pembangunan yang telah dilakukan melalui program TMMD sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

"Selain pembangunan infrastruktur, keterlibatan TNI dinilai turut membantu pemerintah daerah dalam berbagai upaya lain, seperti pengendalian banjir dan penataan lingkungan di Kota Semarang," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Agustina juga mengapresiasi inisiatif jajaran TNI di tingkat kewilayahan yang aktif membantu masyarakat, termasuk dalam kegiatan kerja bakti membersihkan sungai sebelum adanya instruksi nasional "kurve" yaitu gerakan masif pembersihan lingkungan yang disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto sebagai respons terhadap kondisi darurat sampah nasional.

Sementara itu, Dandim 0733 Kota Semarang, Letkol Inf Priyo Handoyo, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Semarang serta seluruh elemen masyarakat atas dukungan yang diberikan selama pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I.

Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta berbagai organisasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program tersebut.

“Kami menyampaikan penghargaan yang tulus kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama membantu pelaksanaan berbagai kegiatan dan tugas di lapangan pada saat pelaksanaan TMMD Sengkuyung,” ujarnya.

Priyo berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna mendukung berbagai program pembangunan serta menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah di Kota Semarang.
 

Editor : Ahmad Antoni

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network