Harap Antisipasi, Puncak Arus Mudik-Balik Lebaran 2026 Terjadi di 4 Tanggal Kritis Ini

Danan Arradian
Ilustrasi, arus mudik Lebaran via jalan tol. (Foto: iNews).

Waktu paling ideal untuk berangkat adalah mencuri start pada 11-12 Maret, sebelum Operasi Ketupat resmi dimulai dan volume jalan belum padat. Opsi kedua adalah memanfaatkan "mata badai" atau jeda antara dua gelombang, yakni pada Senin-Selasa, 16-17 Maret 2026. 

Tanggal Ideal Kepulangan (Arus Balik) 
Kondisi serupa terjadi pada arus balik yang juga terbagi dua gelombang. Puncak kepulangan pertama diprediksi terjadi pada Selasan dan Rabu, 24-25 Maret 2026, disusul gelombang kedua pada akhir pekan Sabtu dan Minggu, 28-29 Maret 2026. 

Melihat pola ini, memaksa pulang pada tanggal-tanggal tersebut sama saja dengan menyerahkan diri pada kemacetan parah. Waktu ideal untuk melakukan arus balik adalah di sela-sela kedua gelombang tersebut, yaitu pada Kamis-Jumat, 26-27 Maret 2026, atau sekalian memperpanjang cuti dan baru kembali setelah Senin, 30 Maret 2026.

Infrastruktur Pengamanan Siaga Penuh Untuk mengawal dinamika lalu lintas yang masif ini, Operasi Ketupat 2026 digelar selama 13 hari penuh, terhitung mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Kekuatan yang dikerahkan tidak main-main: 161.243 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait disebar ke seluruh titik krusial. 

Sebagai pusat komando dan bantuan, didirikan 2.746 pos yang terdiri dari 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, serta 343 pos terpadu. Aparat penegak hukum juga tidak hanya fokus di jalan raya, melainkan menyebar fokus pengamanan pada 185.607 objek vital di berbagai daerah. 

Objek tersebut meliputi masjid, lokasi shalat Idul Fitri, obyek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun, hingga bandara. "Keberhasilan Operasi Ketupat ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Untuk itu terus tingkatkan soliditas dan sinergisitas dalam setiap pelaksanaan tugas," ujarnya.


 

Editor : Ahmad Antoni

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network