SEMARANG, iNewsSemarang.id - Program angkutan Motor Gratis (Motis) untuk angkutan Lebaran 2026 mendapat sambutan antusias masyarakat yang pulang kampung.
Program yang diinisiasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan berkolaborasi dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) ini sebagai upaya mendukung perjalanan mudik yang lebih aman dan nyaman dengan mengurangi penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh.
"Program ini mengirimkan sepeda motor para pemudik menggunakan kereta api Tujuannya untuk meminimalisasi jumlah kendaraan roda dua dan menekan angka kecelakaan di jalan saat mudik masa liburan Lebaran," jelas Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, Selasa (31/3).
Pendaftaran program Motis Angkutan Lebaran telah dimulai sejak tanggal 1 Maret Hingga tanggal 29 Maret 2026. Adapun masa pemberangkatannya pada arus mudik Tanggal 13-19 Maret 2026 dan arus balik 24-30 Maret 2026
Posko Motis Angkutan Lebaran dibuka di beberapa stasiun di Pulau Jawa dan di wilayah Daop 4 Semarang termasuk dalam lintas layanan Motis Utara.
Di wilayah Daop 4 Semarang, ada empat stasiun yang menjadi posko Motis Angkutan Lebaran, yakni Stasiun Tegal, Pekalongan, Semarang Tawang dan Stasiun Cepu.
Luqman menjelaskan bahwa kapasitas angkut motor untuk program motis lintas utara sebanyak 200 unit. Jika ditotal, jumlah kapasitas motor yang dapat diangkut untuk 14 hari pelaksanaan di lintas utara sebanyak 2.800 unit motor.
Volume Angkutan Motis Lintas Utara
Secara kumulatif selama masa Angkutan Lebaran 2026, total sepeda motor yang terangkut melalui program Motis di wilayah Daop 4 Semarang mencapai 3.354 unit, terdiri dari 1.585 Unit yang naik dan 1.769 unit yang turun di wilayah Daop 4 Semarang.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
