PASURUAN, iNewsSemarang.id – Mislicha (85), seorang penjual cilok kuah, akhirnya mewujudkan impiannya menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Makkah.
Nenek Mislicha yang telah berjualan cilok selama setengah abad ini resmi terdaftar sebagai jemaah haji tertua dari Kota Pasuruan, Jawa Timur, yang berangkat tahun ini.
Ketekunan Mislicha menyisihkan uang receh hasil jerih payahnya menjadi bukti bahwa niat yang kuat mampu membuka jalan menuju Baitullah.
Sehari-hari, warga Jalan Patimura, Kecamatan Bugul Kidul ini masih tampak bugar mendorong gerobak kecilnya keliling kampung. Meski usianya sudah uzur, semangatnya mencari nafkah tidak pudar.
Sejak 15 tahun ditinggal wafat sang suami, Nenek Mislicha tetap berjuang membesarkan delapan anaknya sendirian.
Sisihkan Rp10.000 Setiap Hari
Selama 50 tahun berjualan cilok, ia rutin menyisihkan uang tabungan sebesar Rp10.000 setiap harinya. Selain menabung mandiri, ia juga aktif mengikuti arisan kecil-kecilan bersama warga demi mengumpulkan biaya pendaftaran.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
