Andara dinilai mampu menunjukkan kapasitas tersebut selama mengikuti rangkaian konferensi di Penang. “Keberhasilan ini tidak lepas dari peran dosen pembimbing yang secara aktif mendampingi, mengarahkan, serta mendorong mahasiswa untuk berani tampil di forum internasional,” ujarnya.
Dia menambahkan, pendampingan yang intensif menjadi faktor penting dalam memastikan kualitas riset sekaligus kesiapan presentasi mahasiswa.
Selain itu, kolaborasi antara mahasiswa dan dosen menjadi fondasi utama dalam pencapaian ini. Sinergi tersebut tidak hanya menghasilkan karya akademik yang layak dipresentasikan di forum internasional, tetapi juga membangun kepercayaan diri mahasiswa untuk tampil dan bersaing secara global.
Sementara itu, enam mahasiswa lainnya mengikuti konferensi secara daring (online), yakni Rizqy Adinda Agung Saputri, Leony De Karyn Garyadi, Inaiya, Diah Aizzatul, Rif’an Safitri, dan Jelita Septiana.
Prestasi membanggakan turut diraih oleh Leony De Karyn Garyadi yang berhasil memperoleh penghargaan Best Presenter atas performa presentasi yang dinilai unggul oleh dewan penilai.
Partisipasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Ilmu Komunikasi Udinus mampu bersaing di tingkat internasional. Lebih dari itu, capaian ini menegaskan pentingnya peran dosen sebagai fasilitator sekaligus pendorong, serta kuatnya kolaborasi dalam menciptakan ekosistem akademik yang progresif dan kompetitif.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
