JAKARTA, iNewsSemarang.id – Kabar baik bagi para pendidik di lingkungan pesantren dan lembaga pendidikan Alquran. Kementerian Agama (Kemenag) membuka program Beasiswa Sarjana pendidikan jarak jauh (PJJ) keagamaan.
"Program beasiswa ini dirancang khusus agar ustadz dan ustadzah bisa kuliah tanpa meninggalkan tugas mengajar. Sistemnya fleksibel, berbasis daring, sehingga tetap bisa mengabdi di masyarakat,” jelas Kasubdit Pendidikan Diniyah Takmiliyah dan Pendidikan Alquran, Aziz Syafiuddin, dikutip Minggu (3/5/2026).
Pendaftaran Program Beasiswa PJJ Keagamaan dibuka mulai 1 April hingga 31 Mei 2026. Pilihan yang tersedia adalah program studi Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, dan Pendidikan Agama Islam di UIN Siber Syekh Nurjati.
Dia mengatakan, seluruh biaya pendidikan mulai dari awal hingga lulus nanti akan ditanggung penuh oleh pemerintah melalui Kemenag.
Pihaknya berharap para pendidik di lingkungan pesantren dan lembaga pendidikan Alquran dapat memanfaatkan program pendidikan ini. "Ini adalah kesempatan besar yang harus dimanfaatkan oleh para guru LPQ,” ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyebut, guru ngaji merupakan salah satu elemen penting dalam memperkuat fondasi moral bangsa. Keberadaannya berkontribusi besar dalam menjaga kehidupan beragama dan karakter sosial masyarakat.
Dia pun berkomitmen untuk memperhatikan kesejahteraan guru ngaji, termasuk dukungan perlindungan sosial.
“Kita terus mendorong agar para guru ngaji mendapat perhatian yang lebih baik, termasuk akses perlindungan seperti BPJS,” jelas Nasaruddin dalam keterangannya.
Menag menambahkan, peran guru ngaji tidak berhenti pada aktivitas mengajar membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjaga nilai, martabat, dan keberlanjutan tradisi keilmuan Islam di tengah perubahan zaman.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
