Antisipasi Kekeringan, Jateng Siapkan 123 Juta Liter Air Bersih

Ahmad Antoni
Ilustrasi distribusi air bersih. (foto: istimewa)

Terkait distribusi tersebut juga sudah dilakukan pemetaan termasuk alat distribusi. Menurut Bergas, saat ini masih dilakukan kajian dan perhitungan terkait biaya distribusi mengingat adanya kenaikan harga BBM nonsubsidi.

Sementara itu, Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan, untuk kesiapan menghadapi musim kemarau sudah ada koordinasi dengan kabupaten/kota. Salah satunya untuk pemetaan daerah-daerah rawan kekeringan di Jawa Tengah.

Pihaknya juga akan melakukan koordinasi mengenai persoalan tersebut dengan sejumlah BUMD, supaya dampak kekeringan bisa diantisipasi. 

"Nanti kita koordinasikan lagi, termasuk dengan beberapa BUMD juga kita kondisikan. Ini untuk membantu agar dampak kekeringan bisa dikurangi. Tidak hanya soal kebutuhan air bersih dan air baku,  tetapi juga dampaknya pada swasembada pangan," ujarnya.
 

Editor : Ahmad Antoni

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network