SEMARANG, iNewsSemarang.id - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjamin pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 berjalan lancar tanpa gangguan server.
Untuk memperkuat sistem, Dinas Pendidikan Jawa Tengah menggandeng Dinas Komunikasi, Informatika, dan Digital (Diskomdigi) Jateng, serta perusahaan teknologi Alibaba.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sadimin mengatakan, aplikasi SPMB 2026 dikembangkan secara mandiri oleh Pemprov Jateng, dan kini memasuki tahun kedua penggunaan.
"Ini sudah tahun kedua. Untuk memperkuat server dan mengurangi risiko jaringan drop, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam hal ini Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Diskomdigi dan juga Alibaba, memastikan sistem jaringan dapat berjalan dengan baik dan stabil," jelas Sadimin, Rabu (10/6/2026).
Sistem SPMB Pakai Cloud Server
Menurutnya, sistem SPMB tahun ini menggunakan cloud server dengan teknologi auto scaling. Teknologi tersebut memungkinkan kapasitas server bertambah secara otomatis, mengikuti lonjakan jumlah pendaftar.
"Kapasitas membesar otomatis sesuai dengan jumlah pendaftar, sehingga sistem tidak lambat saat diakses masyarakat," ujarnya.
Selain itu, Pemprov Jateng juga menyiapkan sistem cadangan atau backup multi-zone. Jika salah satu pusat data mengalami gangguan, sistem cadangan di lokasi lain akan langsung mengambil alih, sehingga proses pendaftaran tidak terhenti.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
