SEMARANG, iNewsSemarang.id – Peran swasta diperlukan menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan menanam 1.000 bibit mangrove di Pantai Mangunharjo, Kota Semarang, Jumat (26/6/2026).
Aksi yang menggandeng LindungiHutan ini bisa menjadi bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan sekaligus upaya mendukung pemulihan ekosistem pesisir yang terancam abrasi.
Pantai Mangunharjo dipilih karena menjadi salah satu kawasan pesisir di Semarang yang menghadapi tantangan serius berupa abrasi, penurunan muka tanah, dan menurunnya kualitas ekosistem pantai. Kehadiran mangrove diharapkan mampu membantu menjaga garis pantai, memperbaiki kondisi lingkungan pesisir, sekaligus menjadi habitat bagi berbagai biota.
Seperti yang dilakukan oleh PT Tarunakusuma Purinusa (Kapas Selection) dengan mengusung kampanye “Beauty Begins With Nature”, Kapas Selection menerjunkan enam perwakilan perusahaan yang bersama tim LindungiHutan dan Kelompok Tani Mangrove Lestari Mangunharjo turun langsung menanam mangrove di kawasan pesisir.
Tim CSR Kapas Selection, Stefani Tanaka, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan prinsip keberlanjutan melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan.
“Kegiatan penanaman mangrove ini merupakan bagian dari komitmen Kapas Selection dalam menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan perusahaan.
Melalui program ini, kami berupaya menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Kami percaya bahwa keberlanjutan bukan hanya tentang hari ini, tetapi tentang menjaga kualitas lingkungan bagi generasi yang akan datang. Kami berharap kawasan pesisir Pantai Mangunharjo dapat semakin terjaga dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Penanaman mangrove dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan melibatkan karyawan Kapas Selection, tim LindungiHutan, serta mitra petani setempat. Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti proses penanaman. Bagi sebagian peserta, kegiatan tersebut menjadi pengalaman pertama terlibat langsung dalam aksi pelestarian lingkungan.
Selain berkontribusi mengurangi abrasi, penanaman mangrove juga memiliki manfaat jangka panjang karena mampu menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar, membantu mitigasi perubahan iklim, serta menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.
Program penghijauan ini juga sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), mulai dari peningkatan kesejahteraan masyarakat hingga aksi terhadap perubahan iklim dan pelestarian ekosistem.
Koordinator Lapangan Kelompok Tani Mangrove Lestari Mangunharjo, Mustafid, mengapresiasi dukungan yang diberikan Kapas Selection dalam upaya menjaga kelestarian kawasan pesisir.
“Kami sangat berterima kasih kepada PT Tarunakusuma Purinusa yang telah mendukung penanaman mangrove di Mangunharjo. Bagi kami, mangrove bukan hanya pohon, tetapi juga pelindung pantai dari abrasi dan tempat hidup berbagai biota yang menjadi sumber penghidupan masyarakat pesisir. Kami berharap pohon-pohon ini dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta generasi mendatang. Semoga kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan membawa manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.
Melalui kolaborasi ini, Kapas Selection berharap aksi penghijauan tidak hanya memberikan dampak bagi kondisi lingkungan saat ini, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam menjaga kelestarian pesisir dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
