Sebagai off taker, koperasi menyerap sekaligus membantu memasarkan produk UMKM, sehingga pelaku usaha memiliki kepastian pasar. Adapun sebagai hub, koperasi menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok dengan menggandeng Bulog, ID Food, dan distributor lainnya agar pasokan lebih terjamin, rantai distribusi lebih pendek, dan harga lebih kompetitif bagi masyarakat.
"Kita berperan sebagai off taker dari Koperasi Merah Putih terhadap UMKM dan kita juga akan memerankan diri sebagai hub untuk produk-produk kebutuhan sembako bagi warga kita," ujarnya.
Dalam pameran tersebut, KKMP Banjarsari membawa berbagai produk UMKM, seperti batik, blangkon, tenun ikat, batik ciprat, ecoprint, dan aneka kerajinan tangan. Koperasi juga menjual beras SPHP, beras premium, serta berbagai merek minyak goreng untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Perjalanan koperasi itu terbilang singkat, tetapi pertumbuhannya cukup pesat. Setelah membukukan sisa hasil usaha (SHU) sebesar Rp2 juta pada akhir 2025, omzetnya melonjak menjadi lebih dari Rp300 juta sepanjang Januari hingga Juni 2026.
"Saya meyakini ke depan, dari di akhir tahun kita akan meningkat tajam terkait dengan pembukuan SHU-nya," kata Budi.
Pertumbuhan tersebut diikuti bertambahnya jumlah anggota menjadi sekitar 130 orang. Mayoritas merupakan pelaku UMKM, mulai dari pedagang nasi goreng, penjual rice bowl, hingga pemilik toko kelontong.
Menurut Budi, kehadiran koperasi justru memperkuat usaha toko kelontong karena menjadi tempat memperoleh pasokan barang dengan harga yang lebih baik.
Menariknya, seluruh aktivitas koperasi bermula dari garasi rumah ketua koperasi sebelum akhirnya berpindah ke rumah dinas lurah yang tidak ditempati. Bagi pengurus, manfaat bagi masyarakat jauh lebih penting daripada menunggu gedung permanen berdiri.
"Kami sepakat dengan pengurus dan seluruh anggota bahwa kita tidak akan menunggu gedungnya ada. Karena masyarakat sudah menunggu kehadiran Koperasi Merah Putih," ujarnya.
Keberhasilan KKMP Banjarsari menjadi salah satu gambaran awal implementasi program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang tengah didorong pemerintah.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
