"Dari 375 peserta, kemudian disaring menjadi 150 besar. Dari 150 besar disaring lagi menjadi 20 besar, kemudian menjadi lima besar. Setelah melalui proses penilaian oleh para juri, akhirnya terpilih pemenangnya," jelasnya.
Menurut sekda, proses seleksi dilakukan untuk mendapatkan karya terbaik yang dinilai mampu merepresentasikan semangat dan identitas Jawa Tengah, dalam momentum Hari Jadi ke-81.
Dijelaskan, logo pemenang selanjutnya akan digunakan sebagai identitas resmi dalam berbagai materi publikasi Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah. Penggunaan logo tersebut diharapkan dapat memperkuat identitas visual sekaligus menjadi bagian dari semangat bersama dalam memperingati perjalanan Jawa Tengah.
"Tidak lupa, kami ucapkan terima kasih para peserta yang telah berpartisipasi dan menyumbangkan ide, dalam lomba desain logo HUT ke-81 Jawa Tengah," ujar Sumarno.
Juri lomba Logo Hari Jadi ke-81 Jateng, Darfi Rizkavirwan, mengapresiasi karya peserta pada tahun ini. Dia mengungkapkan, pemenang logo memiliki keunggulan dari segi visual, relevansi dengan tema, spirit, dan memiliki ciri keunikan.
"Lung-lungan artinya tumbuh bergerak, desainer cerdas mengolah lung-lungan dengan aksen angka delapan yang seamless," ujarnya.
Selain itu, Darfi juga mengapresiasi penyelenggara lomba, dalam hal ini Diskomdigi Jateng. Menurutnya, panitia memberikan keleluasaan pada juri, untuk membangun sistem penilaian yang objektif. Sehingga karya yang muncul, telah sesuai dengan tema, serta lolos dalam segi teknis hingga originalitas.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
