JAKARTA, iNewsSemarang.id - Gerhana Matahari Total akan terjadi pada Rabu (12/8/2026). Lantas, apakah fenomena astronomi langka tersebut dapat terlihat di wilayah Indonesia?
Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teguh Rahayu menjelaskan, jalur lintasan gerhana tidak melewati wilayah Indonesia dan fase utamanya berlangsung ketika Indonesia berada pada malam hari.
Dia menyatakan bahwa Gerhana Matahari Total hanya bisa disaksikan langsung oleh masyarakat di Eropa, Rusia bagian utara, Afrika bagian barat laut, serta Amerika Utara.
“Untuk masyarakat Indonesia yang ingin menyaksikan peristiwa Gerhana Matahari Total dapat mengikutinya melalui kanal resmi NASA,” kata Ayu dalam keterangan tertulisnya, Senin (10/8/2026).
Fenomena gerhana tersebut dimulai dengan fase Gerhana Sebagian (P1) pada pukul 15.34 UT atau 22.34 WIB. Selanjutnya, fase Gerhana Total di lokasi awal (U1) dimulai pukul 16.57 UT atau 23.57 WIB.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
