OKAZAKI, iNewsSemarang.id – Sosok Nurisa Dian Ashrifah menjadi sorotan publik olahraga tanah air. Dia berhasil mencetak sejarah untuk panahan Indonesia usai merebut medali emas Asian Games 2026 dari nomor compound individual putri.
Nurisa tampil gemilang pada pertandingan yang berlangsung di Okazaki Chuo Sogo Park Multipurpose Square, Jepang. Dia mengandaskan wakil Filipina, Amaya Amparo Cojuangco, dengan skor 139-237 untuk memastikan posisi teratas.
Medali emas tersebut memiliki arti penting bagi panahan Indonesia. Nurisa menjadi atlet pertama dari cabang olahraga tersebut yang berhasil mempersembahkan medali emas untuk Indonesia dalam ajang Asian Games.
Pencapaian mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang ini sekaligus menambah koleksi emas kontingen Indonesia di Asian Games 2026. Hingga saat ini, Indonesia sudah mengumpulkan lima medali emas, tujuh perak, dan 20 perunggu.
Dengan total 32 medali, perjuangan kontingen Indonesia masih belum selesai. Asian Games 2026 masih berlangsung hingga 4 Oktober 2026 sehingga peluang menambah koleksi medali masih terbuka.
Empat emas Indonesia sebelum keberhasilan Nurisa datang dari sejumlah cabang olahraga. Desak Made Rita menjadi penyumbang emas dari nomor speed putri panjat tebing.
Medali emas berikutnya dipersembahkan tim bulutangkis putra. Setelah itu, Rahmat Erwin Abdullah menambah emas dari cabang angkat besi kelas 65 kilogram.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
