Waspada! Kasus ISPA di Indonesia Meroket, Warga Diimbau Pakai Masker Lagi

Muhammad Sukardi
Ilustrasi masyarakat menggunakan masker di tengah ancaman ISPA. (Foto: Aldhi Chandra)

“Daerah yang paling banyak melaporkan kasus ISPA adalah provinsi di Pulau Jawa. Namun, kita perlu hati-hati karena tidak semua kasus ISPA bisa langsung dikaitkan dengan kemarau panjang. Jadi kita terus pantau tren dan distribusinya,” kata Aji.

Selain itu, sebanyak 676.404 kunjungan pasien ISPA ke rumah sakit tercatat selama Januari hingga Juli 2026. Lebih lanjut, Kemenkes meminta masyarakat tidak menunggu sampai mengalami gangguan pernapasan untuk mulai melindungi diri dari paparan udara buruk.

Penggunaan masker, khususnya ketika kualitas udara menurun, menjadi salah satu langkah pencegahan yang dapat dilakukan. Masyarakat juga diminta menghindari asap rokok dan asap kendaraan serta menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Masyarakat, terutama anak-anak, lansia, dan mereka yang punya penyakit penyerta, harus lebih berhati-hati. Kita ingin pelayanan kesehatan tetap siap sebelum terjadi peningkatan kasus, bukan baru bertindak setelah rumah sakit penuh,” imbau Aji.

Dengan kasus ISPA yang telah menembus 15,6 juta, Kemenkes mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kualitas udara. Masker pun kembali dianjurkan sebagai perlindungan ketika harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang buruk.


 

Editor : Ahmad Antoni

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network