14 Daerah di Jateng Berstatus Awas Kekeringan, Gus Yasin Dorong Modifikasi Cuaca

Ahmad Antoni
Ilustrasi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). (foto: istimewa)

BATANG, iNewsSemarang.id - Sejumlah langkah disiapkan Pemprov Jateng guna menghadapi ancaman kekeringan yang diperkirakan masih berlangsung hingga September 2026. 

Salah satu upaya yang didorong Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen adalah modifikasi cuaca. Hal ini sebagai salah satu upaya mengurangi dampak kekeringan yang berkepanjangan.

“Dengan harapan ini bisa mengurangi kekeringan panjang di tahun ini,” kata Taj Yasin usai memberikan mauidhah hasanah pada acara Dzikro Maulidurrosul Muhammad SAW di Ponpes Ar Roudloh Babadan, Limpung, Batang, Selasa (25/8).

Dorongan tersebut disampaikan menyusul peringatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofifika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Tengah yang menetapkan 14 daerah dalam status Awas kekeringan meteorologis untuk periode 21-31 Agustus 2026.

Ke-14 daerah tersebut yakni Demak, Kudus, Grobogan, Jepara, Pati, Rembang, Blora, Sragen, Karanganyar, Purworejo, Klaten, Magelang, Cilacap, dan Wonogiri.

BMKG juga memprakirakan seluruh wilayah Jawa Tengah masih berpeluang mengalami curah hujan rendah hingga akhir September, dengan awal September dipetakan sebagai fase paling kering.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network