Water Bombing 56 Kali dalam 3 Hari, 28.000 Liter Air Guyur TPA Putri Cempo

Ahmad Antoni
Proses pendinginan di lokasi kebakaran area TPA Putri Cempo, Surakarta. (Foto: Istimewa)

Di sisi lain, personel gabungan tetap berjibaku di lokasi. Petugas menggunakan selang dan peralatan pemadam untuk menyisir titik-titik yang masih mengeluarkan asap. Penyiraman dilakukan secara berulang untuk memastikan bara di dalam tumpukan sampah tidak kembali memicu api.

"Untuk kegiatan pemadaman sudah kami lakukan sejak kemarin. Sampai saat ini kami masih melakukan pemadaman dan akan terus dilakukan sampai selesai," ujarnya.

Kondisi tumpukan sampah yang cukup tebal membuat proses pemadaman membutuhkan waktu. Api yang terlihat di permukaan belum menjadi satu-satunya perhatian petugas karena bara dapat bertahan di bagian dalam tumpukan dan sewaktu-waktu kembali memunculkan titik api.

Karena itu, selain memadamkan api terbuka, petugas juga melakukan pendinginan secara terus-menerus. Titik-titik yang dinilai rawan kembali terbakar menjadi prioritas penanganan tim gabungan.

Koordinasi antara personel Polri, TNI dan Damkar Solo Raya terus dilakukan untuk menentukan titik prioritas yang harus segera ditangani. Pemadaman dari darat dilakukan bersamaan dengan dukungan water bombing dari udara.

Hingga Minggu (6/9/2026) siang, proses pemadaman dan pendinginan masih berlangsung. Personel gabungan tetap disiagakan di kawasan TPA Putri Cempo, sementara dukungan pemadaman dari udara terus dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan.

Petugas memastikan penanganan akan terus dilakukan hingga seluruh titik api dapat dipadamkan dan kondisi kawasan TPA Putri Cempo dinyatakan aman.
 

Editor : Ahmad Antoni

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network