“Tolok ukur keberhasilan tidak lagi diukur dari penyelesaian tugas kelas semata, melainkan dari karya nyata yang berhasil diciptakan, dipublikasikan, atau dipasarkan ke public,” ujarnya.
4 Langkah Strategis Talenta Game Nasional
Guna mendukung industri game lokal melampaui tantangan middle-level trap (kesulitan melewati batas 100.000 pelanggan), dirumuskan empat langkah strategis bagi seluruh SMK program keahlian game:
Peningkatan Kapasitas Guru: Mendorong para guru meng-update pengetahuan terkait kecerdasan artifisial, game engine, dan standar industri melalui kemitraan dengan studio game seperti PT Gemkom Indonesia.
Karya & Portofolio Nyata: Mewajibkan setiap SMK jurusan game menghasilkan minimal satu proyek nyata dan portofolio siswa yang siap ditunjukkan ke industri setiap tahunnya.
Pengangkatan Budaya dan Sejarah Lokal: Menggandeng mitra industri dan komunitas untuk mengolah cerita sejarah serta kebudayaan daerah menjadi Intellectual Property (IP) yang bernilai ekonomi.
Edukasi Ekosistem Profesi Sejak Dini: Membangun pemahaman bahwa industri game melibatkan ekosistem profesi yang luas, mulai dari programmer, game designer, animator, sound designer, hingga wirausahawan.
Inisiatif penguatan keterampilan digital ini saling melengkapi dengan berbagai program vokasi daerah lainnya di Jawa Barat, seperti Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) di LKP Technospot Pangandaran yang fokus mempercepat transisi digital tenaga kerja pesisir.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
