Lukman Hakim berharap para juara Porsadin tingkat Jawa Tengah nantinya mendapatkan pembinaan berkelanjutan dari pemerintah daerah dan Kementerian Agama agar mampu meningkatkan prestasi hingga tingkat nasional.
Ia juga mengingatkan panitia, dewan juri, hakim, dan wasit untuk menjalankan tugas secara profesional, jujur, dan adil. Menurutnya, integritas dalam perlombaan penting untuk menjaga kepercayaan peserta sekaligus menjadi teladan pendidikan karakter bagi para santri.
Selain itu, ia meminta pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap keberlangsungan Madrasah Diniyah Takmiliyah, termasuk memastikan kebijakan pendidikan tidak menghambat kegiatan belajar di madrasah diniyah.
Lukman memberikan apresiasi kepada Kabupaten Tegal yang telah mengalokasikan insentif sebesar Rp2 juta per tahun untuk guru MDT. Dia juga menyampaikan harapan agar dukungan dan insentif bagi para pendidik madrasah diniyah dapat terus ditingkatkan.
Melalui Porsadin VIII Tingkat Jawa Tengah, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, madrasah diniyah, pesantren, ulama, dan masyarakat dalam melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, sehat jasmani, kuat mental, serta mampu berprestasi.
Porsadin VIII sekaligus menjadi wadah mempererat persaudaraan antarsantri dari berbagai daerah di Jawa Tengah, dengan tetap menjunjung sportivitas dan nilai-nilai akhlakul karimah.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
