Jateng Kirim 34 Atlet ke Asian Para Games Nagoya Jepang, Ini Pesan Gubernur Luthfi

Ahmad Antoni
Gubernur Ahmad Luthfi melepas 34 atlet paralimpik serta 16 pelatih dan ofisial asal Jawa Tengah kontingen Indonesia di ajang Asian Para Games ke-5 di Nagoya, Jepang. (Foto: Istimewa).

"Kelompok disabilitas dan kelompok rentan ini harus diopeni dan diperhatikan. Jawa Tengah punya program bagi mereka yang punya keahlian, kita masukkan ke BUMD dan BUMN. Juga kita berikan keterampilan bagi kelompok rentan agar bisa mandiri," jelasnya.

Ketua Umum NPCI Jawa Tengah, Osrita Muslim mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai pelatihan kepada para atlet melalui pelatnas. Harapannya bisa meraih medali di Asian Para Games ke-5 Nagoya nanti. 

Dikatakan dia, Jawa Tengah merupakan provinsi terbanyak yang mengirim wakil untuk kontingen Indonesia. Hal  itu tentu tidak lepas dari dukungan luar biasa dari Pemprov Jateng untuk perkembangan dan pembinaan atlet NPCI Jawa Tengah.

Adapun 34 atlet paralimpik asal Jawa Tengah yang akan berangkat ke Nagoya terdiri atas Boccia 4 atlet, Para Anggar 1 atlet, Para Angkat Berat 4 atlet, Para Atletik 10 atlet, Para Balap Sepeda 2 atlet, Para Bulutangkis 7 atlet, Para Judo 3 atlet, Para Renang 1 atlet, dan Para Tenis Meja 2 atlet.

"Target di Nagoya nanti tentu pengennya emas semua, tapi secara realistis disesuaikan dengan rekor para atlet. Kira-kira empat medali emas dari Jateng, salah satunya dari cabor bulutangkis," katanya.

Perwakilan atlet asal Jawa Tengah yang diberangkatkan ke Nagoya mengaku sudah siap untuk bertanding melawan atlet-atlet dari negara lain di Asia. Berbagai pelatihan telah dijalani sehingga memberikan kepercayaan diri untuk berjuang memberikan prestasi terbaik untuk Indonesia.

"Kami sudah siap. Lawan terberat saat ini adalah China. Tapi kami optimis. Dukungan dari Pemprov juga bagus dari fasilitas dan lainnya," ujar atlet Para Anggar asal Kebumen, Didit Diantoro. 
 

Editor : Ahmad Antoni

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network