Ia menjelaskan bahwa calon pendonor harus memenuhi persyaratan kesehatan, termasuk menjalani pemeriksaan kadar hemoglobin, tekanan darah, serta wawancara sebelum proses donor dilakukan.
Menurutnya, ketersediaan stok darah PMI Jawa Tengah saat wawancara masih dalam kondisi aman. Dukungan berbagai instansi dan masyarakat dinilai turut berperan dalam menjaga ketersediaan darah bagi mereka yang membutuhkan.
Kegiatan ini sejalan dengan tema HUT ke-75 Humas Polri tahun 2026, yakni “Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri.” Tema tersebut menjadi pengingat bahwa kepercayaan masyarakat dibangun tidak hanya melalui penyampaian informasi yang transparan, tetapi juga melalui kepedulian dan tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi sesama.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Yuliyanto, menambahkan, kegiatan donor darah merupakan bentuk kontribusi nyata Polri dalam menumbuhkan kepedulian sosial dan memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat.
“Melalui momentum HUT ke-75 Humas Polri ini, kami berharap semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama terus tumbuh. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung kegiatan kemanusiaan, karena setetes darah yang kita sumbangkan dapat menjadi harapan dan membantu menyelamatkan nyawa orang lain,” ujarnya.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
