"Syabila memang atlet yang berprestasi. Sebelumnya dia bertanding dalam nomor selam kolam dan berhasil menyabet 2 medali emas, dan pagi tadi mengikuti nomor selam laut dan sempat memimpin," jelasnya.
Saat mengikuti pertandingan selam laut sejauh 3 kilometer, Syabila terlihat sempat melambaikan tangan tepat 200 meter sebelum finish. Begitu didekati oleh tim rescue Syabila masih memilih untuk melanjutkan perlombaan. Kemudian sempat melambaikan tangan lagi, saat ditawari tim rescue untuk mengakhiri lomba lebih awal yang bersangkutan menolak.
"Menjelang garis akhir, Syabila diduga mencapai batasnya sehingga tenggelam. Lalu dijemput oleh tim rescue untuk dibawa ke darat dan diberikan pertolongan pertama. Syabila sempat dibawa ke Rumah Sakit Keluarga Sehat, hasil assesment ada gagal nafas dan akhirnya meninggalkan kita semuanya," ujarnya.
Terkait kejadian tersebut, evaluasi sudah dilakukan. Sebab, selain Syabila juga ada dua atlet lain yang mengalami masalah saat berlomba. Ke depan tim rescue sudah diminta apabila ada atlet yang sudah menyatakan menyerah pada kesempatan pertama langsung diambil tindakan karena keselamatan nomor satu.
"Untuk nomor pertandingan lain akan kami tambah ambulans, serta tim rescue, dan kapal. Lalu ada penambahan prosedur pemeriksaan sebelum bertanding," ujarnya.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
