JAKARTA, iNewsSemarang.id - Google Cloud mengumumkan ketersediaan model OpenAI di model garden pada platform Google Cloud. Dengan penambahan ini, menjadi satu-satunya penyedia layanan cloud hyperscale yang menawarkan akses ke tiga LLM closed-source dan lebih dari 200 model AI yang dikembangkan oleh Google, pihak ketiga, maupun model terbuka dalam satu platform AI terpadu untuk kebutuhan perusahaan.
Platform digital ini senantiasa mengedepankan fleksibilitas dalam memilih model, tata kelola berstandar perusahaan, serta kombinasi harga dan performa yang kompetitif di industri.
Perluasan ini semakin memperkuat komitmen Google Cloud dengan memberikan keleluasaan bagi pelanggan untuk menjalankan beban kerja berbasis agen AI (agentic workloads) menggunakan model dan infrastruktur pilihan pelanggan, sehingga pelanggan dapat menyeimbangkan biaya, kapabilitas, dan performa sesuai kebutuhan.
“Google Cloud merupakan platform tepercaya bagi para developer dan pelaku bisnis untuk membangun agen AI, mengembangkan perangkat lunak, dan memanfaatkan AI dalam pekerjaan mereka,” Greg Brockman, President and Co-founder OpenAI dalam keterangan Selasa (27/10/2026).
Kemitraan ini menjadi langkah penting untuk menghadirkan model AI kami yang paling canggih serta Codex di platform yang sudah digunakan pelanggan untuk mengembangkan berbagai solusi.
Dengan begitu, pelanggan memiliki lebih banyak pilihan dalam memanfaatkan teknologi AI terdepan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekosistem agen AI bersama-sama.”
“Kami terus berkomitmen untuk memberikan beragam pilihan model kepada pelanggan, termasuk model dari OpenAI. Hal ini bertujuan agar pelanggan dapat memilih model yang paling sesuai untuk setiap kebutuhan. Dengan demikian, pelanggan dapat memperoleh hasil yang optimal dengan biaya yang lebih efisien,” ujar Thomas Kurian, Chief Executive Officer Google Cloud.
Model yang Tepat untuk Berbagai Kebutuhan
Dengan menghadirkan model-model terbaru OpenAI di model garden Google Cloud memberikan lebih banyak pilihan bagi perusahaan untuk mendukung berbagai kebutuhan kerja, mulai dari tugas sehari-hari hingga pekerjaan yang kompleks:
-GPT-6 Astra: Dirancang untuk menangani pekerjaan kompleks, termasuk pemrograman, penggunaan komputer, tugas profesional, dan riset ilmiah.
-GPT 6.1 Sol: Menawarkan kemampuan kecerdasan yang menyamai Astra dengan biaya lebih rendah, untuk kebutuhan seperti pemrograman berbasis agen AI, penggunaan komputer, dan pekerjaan profesional.
-GPT 6.0 Luna: Model yang cepat dan hemat biaya untuk mendukung pekerjaan sehari-hari dalam skala besar.
Melalui platform ini, pelanggan dapat memilih dan mengganti model secara dinamis sesuai kebutuhan, dengan mempertimbangkan performa, latensi, dan efisiensi biaya.
Fleksibilitas ini memungkinkan pelanggan menyesuaikan penggunaan model tanpa harus terikat pada satu arsitektur atau membuat kontrak terpisah dengan penyedia layanan yang berbeda.
Developer juga memiliki keleluasaan untuk membangun solusi menggunakan ratusan pilihan model yang tersedia di model garden.
Transaksi model OpenAI ini dilakukan langsung melalui Google Cloud Marketplace, sehingga seluruh penggunaan tercatat dalam satu tagihan Google Cloud. Pelanggan juga dapat memanfaatkan komitmen cloud yang sudah ada serta Flexible Savings Plans (FSP) yang mencakup penggunaan berbagai model AI.
Tata Kelola Data dan Keamanan Berstandar Perusahaan
Penerapan AI generatif dalam skala besar tidak seharusnya mengorbankan kepatuhan maupun keamanan. Platform Gemini dirancang sejak awal dengan mempertimbangkan kebutuhan tata kelola perusahaan dan telah dipercaya oleh berbagai organisasi terkemuka di dunia.
Google Cloud memastikan bahwa penggunaan beban kerja pihak ketiga, termasuk model OpenAI, tetap memenuhi standar keamanan dan tata kelola perusahaan yang ketat melalui sejumlah perlindungan berikut:
-Perlindungan batas data yang ketat:
Prompt, konteks, dan output pelanggan tetap berada di dalam batas data yang telah ditetapkan dan tidak digunakan untuk melatih model AI fondasi (foundation models). Opsi Zero Data Retention (ZDR), yang memungkinkan data tidak disimpan setelah pemrosesan, akan segera tersedia.
-Batas akses yang terisolasi:
Model OpenAI dijalankan pada infrastruktur khusus Google Cloud, dengan dukungan Confidential Compute yang akan segera hadir. Seluruh kueri melewati gerbang akses (gateway) yang diperkuat dan terisolasi, sehingga lalu lintas data tetap berada dalam lingkungan aman Google Cloud. Penyedia model pihak ketiga juga tidak memiliki akses tanpa izin ke lingkungan cloud pelanggan.
-Audit dan identitas terpadu:
Setiap interaksi dengan agen AI dan model berlangsung menggunakan identitas yang terautentikasi. Hal ini memberikan visibilitas menyeluruh bagi administrator TI, perlindungan melalui VPC Service Controls, serta pencatatan audit terpadu di seluruh lingkungan cloud perusahaan.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
