Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Aksi Heroik Polisi Amankan Pria Diduga ODGJ Bawa Parang di Jalanan Pemalang
Advertisement . Scroll to see content

Geger Pria Asal Pekalongan Ditemukan Tewas di Parit Diduga Dibunuh, Sempat Dikira ODGJ

Jum'at, 31 Mei 2024 | 16:02 WIB
  • author Jaka Samudra
Geger Pria Asal Pekalongan Ditemukan Tewas di Parit Diduga Dibunuh, Sempat Dikira ODGJ
Ilustrasi mayat. (Foto: Ist)

PASURUAN, iNewsSemarang.id – Geger seorang pria setengah telanjang ditemukan tewas dalam parit di Jalan Pantura, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Penyebab kematiannya masih misterius, namun diduga menjadi korban pembunuhan.

Penemuan mayat korban ini sempat terekam video yang sudah beredar luas. Terlihat banyak kerumunan warga di lokasi kejadian, Jalan Raya Probolinggo-Surabaya, tepatnya di Desa Watestani, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (20/5/2024) malam.

Informasi diperoleh iNews, identitas korban bernama Qosim Jamari Kana, warga asal Desa Coprayan, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Saat ditemukan posisinya telentang dan hanya menggunakan celana dalam.

Pengakuan Sumarni warga setempat, awalnya dia mengira korban gelandang atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang tidur di parit.

"Bapak lagi nyapu di sini lalu ada orang bilang lagi mau parkir ada orang gila ngorok di parit. Bapak lalu lihat ke parit oh iya benar," ujarnya, Jumat (31/5/2024).

Belakangan diketahui korban sudah meninggal lalu warga melapor ke polisi. Setelah dievakauasi, ternyata pada tubuh korban ada luka di bagian leher. Luka memar di tengkuk tersebut diduga akibat benda tumpul dan mulut korban juga mengeluarkan darah segar.

"Saya gak tahu, awalnya mengira itu ODGJ, ternyata saat diperiksa ada luka. Gak tahu meninggal karena apa," ungkapnya.
 

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut