Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Jateng Tingkatkan Deteksi Dini dan Patroli di Wilayah Rawan Karhutla
Advertisement . Scroll to see content

Viral Sekelompok Pesilat di Boyolali Aniaya Remaja usai Menyampaikan Permohonan Maaf

Rabu, 07 Agustus 2024 | 14:22 WIB
  • author Tim iNewsSemarang.id
Viral Sekelompok Pesilat di Boyolali Aniaya Remaja usai Menyampaikan Permohonan Maaf
eredar sebuah video seorang remaja dipukul dan ditendang secara bersama-sama oleh beberapa remaja lainnya. (tangkapan layar)

BOYOLALI, iNewsSemarang.id – Beredar sebuah video seorang remaja dipukul dan ditendang secara bersama-sama oleh beberapa remaja lainnya. Video tersebut diunggah oleh akun Facebook peserta anonim melalui Info Cegatan Solo dan sekitarnya.

Dalam video berdurasi 2 menit 15 detik terlihat seorang remaja membacakan permohonan maaf kepada salah satu perguruan silat dengan diapit dua remaja yang diduga dari perguruan silat.

Setelah menyampaikan permohonan maaf, remaja tersebut langsung dihajar secara bersama-sama. Tidak diketahui kejadian tersebut di mana, tetapi dalam video dituliskan keterangan wilayah Boyolali.

Polres Boyolali tengah mendalami video dugaan kekerasan oleh sekelompok remaja terhadap seseorang yang viral di media sosial.

Kasi Humas Polres Boyolali AKP Arif Mudi Prihanto mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan sejumlah langkah menyikapi video yang beredar itu.

"Polri sudah berupaya dengan melakukan langkah-langkah. Kami kerja keras untuk mengumpulkan informasi dalam rangka menemukan identitas yang dibutuhkan," katanya dikutip dari Antara, Rabu (7/8).

Menurutnya, informasi tersebut membantu pengungkapan viralnya kasus kekerasan. "Kami tidak tinggal diam, setiap ada info yang masuk didukung dengan adanya laporan, segala sumber informasi dari masyarakat sangat dibutuhkan," katanya.

Oleh karena itu, dia mengimbau masyarakat agar memberikan informasi kepada kepolisian terkait dengan kejadian tersebut."Kami juga bekerja keras untuk menggali," katanya.

Menyinggung soal sejauh mana penyelidikan oleh kepolisian, dia mengatakan bahwa saat ini masih dalam tahap pendalaman. "Semua masih dalam tahap pendalaman, masih dicari. Masih dalam rangka penyelidikan dan pengembangan," katanya.


 

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut