Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Cek Program MBG di SMAN 1 Cilacap, Begini Respons Sejumlah Siswa
Advertisement . Scroll to see content

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto, Pastikan Pelayanan Berbasis HAM di Lapas Semarang

Sabtu, 16 November 2024 | 16:29 WIB
  • author Eka Setiawan
Wakil Menteri HAM, Mugiyanto, Pastikan Pelayanan Berbasis HAM di Lapas Semarang
Wakil Menteri Hak Asasi Manusia, Mugiyanto, melaksanakan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang, Sabtu (16/11/2024). Foto: Dok

SEMARANG, iNewsSemarang.id - Wakil Menteri Hak Asasi Manusia, Mugiyanto, melaksanakan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang untuk meninjau langsung pelayanan dan kondisi warga binaan, serta memastikan implementasi prinsip Pelayanan Publik berbasis Hak Asasi Manusia (P2HAM), Sabtu (16/11).

Dalam kunjungan tersebut, Mugiyanto menekankan pentingnya standar pelayanan yang berbasis HAM dalam pengelolaan Lapas. Ia memastikan bahwa seluruh warga binaan mendapatkan hak-hak dasar mereka, seperti akses kesehatan, pendidikan, makanan layak, dan fasilitas yang manusiawi.  

“Lapas harus menjadi tempat pembinaan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, bukan sekadar tempat hukuman,” ujar Mugiyanto.  

Mugiyanto juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan beberapa warga binaan untuk mendengarkan pengalaman mereka terkait pelayanan yang diterima selama berada di Lapas.

Salah satu momen yang menarik perhatian adalah saat ia mengunjungi ruang bimbingan kerja, di mana warga binaan mengikuti pelatihan barista.

“Sudah bisa bikin kopi, mas?” tanya Mugiyanto.

“Masih belajar, Pak,” jawab salah seorang warga binaan.

Mugiyanto kemudian bertanya lebih lanjut mengenai durasi pelatihan, dan diberitahukan bahwa pelatihan barista tersebut berlangsung selama 10 hari, dan peserta akan menerima sertifikat dari Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Semarang setelah selesai.

Ia mengapresiasi berbagai inisiatif pembinaan berbasis kemandirian yang telah dilakukan oleh pihak Lapas, seperti pelatihan kerja dan program pendidikan nonformal.

Namun, Mugiyanto berharap Lapas Semarang dapat menjalin kerja sama lebih erat dengan pemerintah daerah untuk memasarkan produk atau karya hasil dari warga binaan, sehingga dapat dikenal dan diterima oleh masyarakat luas.

Editor: Maulana Salman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut