Pagelaran Wayang Malam Jumat Kliwon, Seniman Muda Semarang Tampilkan Wayang Kulit Sandosa

“Pagelaran kolaborasi wayang kontemporer eksperimental yang memadukan antara wayang kulit, sandosa, wayang wong, dan teatrikal teater merupakan salah satu bentuk formula kombinasi untuk pembaharuan inovasi kreatif garap pakeliran wayang,” kata Sindhunata, Jumat (29/11) pagi.
“Tentunya antar elemen wayang harus saling bahu-membahu satu sama lain melebur luluh menjadi kesatuan yang utuh, pas porsi dan takarannya,” katanya.
Menurut dia, pertunjukan teamwork semacam ini membutuhkan kepekaan serta feel yang baik antar pemain guna terbentuknya harmonisasi garapan.
“Inilah terobosan baru dari kami seniman muda-mudi Kota Semarang dalam upaya meng-upgrade pementasan wayang agar lebih kekinian tapi tidak meninggalkan pakem tradisi demi menjaga marwah jagad pedalangan,” ujarnya.
Editor : Ahmad Antoni