get app
inews
Aa Text
Read Next : Puncak Arus Mudik, One Way dari KM 70 Tol Japek hingga KM 459 Semarang-Solo Hari Ini

Viral Pengemudi Mobil Pukul Petugas SPBU di Rest Area Tol Semarang-Solo, Ini Penjelasan Pertamina

Sabtu, 14 Desember 2024 | 18:54 WIB
header img
Tangkapan layar pengemudi mobil memukul petugas SPBU di SPBU Rest Area KM 429 Tol Semarang Solo. (Foto: IG)

Video ini pun ramai dikomentari netizen yang mengolok-olok pelaku pemukulan. "Apa?? Isi mobil 25ribu?? 25.000?? DUA PULUH LIMA RIBU???," tulis @hanggih.  "Ekonomi sulit gaya selangit," tulis @sendangtani.id. "Itu mobil apa mio ? Isi bensin 25ribu," tulis @baaaiiimmm.

Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho membenarkan  insiden pemukulan konsumen kepada operator SPBU di SPBU 43.507.17 Rest Area Km. 429 A, Jalan Tol Semarang-Solo, Ungaran, Kabupaten Semarang pada Kamis, 12 Desember 2024 sekitar pukul 16.45 WIB. 

“Berdasarkan laporan yang kami terima, konsumen yang mengendarai mobil Avanza Velos dengan Plat Nopol K 1150 KO membeli BBM Pertalite senilai Rp25.000. Operator SPBU mengisi Pertalite Rp25.000 namun ada kesalahan ucap dengan menyebut angka Rp250.000 setelah pengisian BBM tersebut,” kata Brasto. 

Dia menyampaikan bahwa operator sudah beberapa kali minta maaf. Terlihat juga dalam video sang operator beberapa kali memberi tanda maaf dengan tangannya. Namun kemudian, pengendara mobil tersebut keluar mobil dan memukul wajah operator.

“Kami menyayangkan kekerasan dan penganiayaan yang dilakukan oleh konsumen. Kami berharap konsumen dapat mematuhi peraturan hukum dan etika saat membeli BBM di SPBU,” ujar Brasto.

“Penganiayaan ringan termasuk delik aduan. Kami mendapatkan informasi bahwa direncanakan akan dilaporkan ke polisi segera,” ujarnya.
 

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut