Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kejagung Ungkap Korupsi Kredit Bank ke Sritex Rugikan Negara Capai Rp1,088 Triliun
Advertisement . Scroll to see content

Mahkamah Agung Resmi Tolak Kasasi Sritex, Status Pailit Inkrah

Jum'at, 20 Desember 2024 | 07:01 WIB
  • author Binti Mufarida
Mahkamah Agung Resmi Tolak Kasasi Sritex, Status Pailit Inkrah
Mahkamah Agung (MA) resmi menolak permohonan kasasi Sritex atau PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atas putusan pailit Pengadilan Niaga Semarang yang diajukan oleh PT Indo Bharat Rayon. (IST)

JAKARTA, iNewsSemarang.id - Mahkamah Agung (MA) resmi menolak permohonan kasasi Sritex atau PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atas putusan pailit Pengadilan Niaga Semarang yang diajukan oleh PT Indo Bharat Rayon. 

Melansir dari laman MA, permohonan kasasi dengan nomor 1345K/PDT.SUS-PAILIT/2024 itu telah diputus melalui sidang pada 18 Desember 2024 dan dibacakan oleh ketua Majelis Hakim Agung Hamdi dan dua anggotanya yakni Hakim Agung Nani Indrawati dan Lucas Prakoso.

Amar putusan: tolak,” demikian dikutip dari laman Kepaniteraan MA, pada Kamis (19/12/2024) malam. Diketahui, manajemen PT Sritex sebelumnya telah mendaftarkan kasasi pada Oktober 2024 setelah dinyatakan pailit oleh Pengadilan Negeri (PN) Niaga Semarang. 

Selanjutnya, perkara itu diajukan ke MA melalui PN Semarang pada 15 November 2024. Mulanya, PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga Kota Semarang. 

Pengadilan mengabulkan permohonan salah satu kreditur perusahaan tekstil yang meminta pembatalan perdamaian dalam penundaan kewajiban pembayaran utang yang sudah ada kesepakatan sebelumnya. 

Dilansir pada Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Semarang, PT Sri Rejeki Isman Tbk. (Sritex) dinyatakan pailit. Dalam kasus ini, pihak pemohon pailit menyebutkan bahwa Sritex lalai memenuhi kewajiban pembayarannya. 

Perusahaan tekstil yang telah beroperasi selama 36 tahun ini telah mengalami masalah keuangan sejak tahun lalu, ketika utang telah melampaui aset.

Berdasarkan laporan keuangan per September 2023, Sritex memiliki utang total sekitar Rp24,3 triliun yang terdiri dari utang jangka panjang, utang jangka pendek dan sebagian besar berasal dari utang bank dan obligasi.

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut