Tunduk Perintah Megawati, Ini 19 Kepala Daerah PDIP di Jateng yang Tak Ikuti Retreat di Magelang

SEMARANG, iNewsSemarang.id - Ada 19 kepala daerah asal PDI Perjuangan (PDIP) yang tidak hadir mengikuti retreat di Akademi Militer (Akmil) Magelang. Hal ini menyusul adanya instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Kami yang dari PDI Perjuangan tidak hadir di Magelang," ujar Bendahara PDIP Jateng Agustina Wilujeng kepada wartawan, Jumat (21/2/2025)
Agustin yang juga menjabat Wali Kota Semarang menyebut dia menggelar rapat terbatas di Pemkot Semarang. "Untuk bisa tangani masalah-masalah yang urgent," katanya.
Menurutny, sampai saat ini belum ada instruksi lanjutan dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terkait hal tersebut.
"Saat ini perintahnya demikian. Sebagian besar yang jauh dari Magelang masih standby, menunggu arahan partai lebih lanjut. Yang dekat dengan Magelang menjalankan tugas pertama sebagai kepala daerah," ucapnya.
Diketahui dari 35 kabupaten/kota di Jateng,19 kepala daerah yang baru dilantik merupakan kader PDIP. Masing-masing dari Kota Magelang, Kota Pekalongan, Kota Semarang, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Brebes, Kabupaten Demak, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Jepara.
Kemudian Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Kendal, Kabupaten Klaten, Kabupaten Kudus, Kabupaten Magelang, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Semarang, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Wonogiri dan Kabupaten Wonosobo.
Sebelumnya, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri melalui surat nomor 7294/IN/DPP/II/2025 yang diterbitkan di Jakarta 20 Februari 2025 mengeluarkan Instruksi Harian Ketua Umum.
Salah satunya berisi perintah kepada seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah PDIP untuk menunda perjalanan yang akan mengikuti retreat kepala daerah di Akmil Magelang pada 21 Februari - 28 Februari 2025.
Editor : Ahmad Antoni