Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Geger! Terdakwa Pembakar Mobil Kades Hoho Alkaf Tewas Mengenaskan di Sel Rutan Banjarnegara
Advertisement . Scroll to see content

Fakta-fakta Warga Surabaya Tewas Dimangsa Anjing Peliharaannya, Nomor 3 Mengerikan

Senin, 14 April 2025 | 06:04 WIB
  • author Yudha Prawira
Fakta-fakta Warga Surabaya Tewas Dimangsa Anjing Peliharaannya, Nomor 3 Mengerikan
10 anjing peliharaan yang diduga memangsa majikannya saat dievakuasi petugas gabungan. (Yudha Prawira)

SURABAYA, iNewsSemarang.id – Fakta-fakta terungkap dalam kasus seorang warga di Kota Surabaya, Jawa Timur, yang ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi tubuh tidak utuh diduga dimangsa 10 ekor anjing peliharaannya. 

Identitas korban adalah Yohanes Alexander Stefanus de Fretes (52) warga kompleks Perumahan Rungkut Harapan Blok I, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya. 

Jasad korban kemudian dievakuasi petugas gabungan dari BPBD Surabaya, polisi dan komunitas pencinta anjing.

Fakta-fakta Warga Surabaya Tewas Dimangsa Anjing Peliharaannya

1. Awal Kejadian
Diperoleh informasi, Yohanes ditemukan tewas di dalam kamar rumahnya pada Jumat (11/4/2025) siang. Kondisi tubuhnya mengenaskan, dengan kepala yang hanya menyisakan tengkorak dan telapak tangan kanan hilang. 
Jasad korban pertama kali ditemukan kakaknya, Henry de Fretes yang curiga anjing-anjing korban menggonggong terus di dalam kamar.

2. Keluarga Syok Lihat Jasad Korban Sudah Tak Utuh
Kejadian tersebut langsung dilaporkan pihak keluarga ke polisi. Tak lama berselang, petugas dari Polsek Rungkut dan tim Inafis Polrestabes Surabaya, serta tim BPBD datang ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Henry mengaku sempat syok melihat jasad adiknya sudah tidak utuh karena diduga dimakan anjing-anjing peliharaannya. “Saya langsung ngabari keluarga untuk melaporkan kejadian it uke polisi,” katanya, Sabtu (12/4/2025).

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut