Kantor DPRD-Gubernur Jateng Mencekam: Massa Bakar Mobil, Wartawan hingga PNS Sempat Terkurung

“Situasi sangat mencekam, semua lampu di lobi kantor gubernur dan semua kompleks dimatikan agar suasana gelap,” ungkapnya.
Salah seorang jurnalis senior kemudian meminta agar aparat kepolisian yang sudah menguasai jalan pahlawan depan Gubernur supaya bergerak bergeser ke belakang untuk menjaga gerbang belakang karena berusaha dijebol massa.
Saat suasana gelap dan mencekam itu, lemparan batu dari massa terus bertubi-tubi dilemparkan ke dalam area parkir belakang kompleks Gubernuran dan DPRD.
Massa dari Taman Indonesia Kaya terus melemparkan batu dan mercon ke halaman belakang. Pada akhirnya, mobil yang berada di parkir belakang Gubernur berhasil dibakar oleh massa.
Para jurnalis keliatan kebingungan dan tegang, namun aparat kepolisian yang berada di jalan pahlawan segera masuk ke loby Gubernur dan bergeser ke halaman belakang Gubernur untuk mencegah massa masuk dari belakang.
Dia mengaku ketika gerbang kantor gubernur di buka, ketika polisi mau masuk dari jalan Pahlawan yang harusnya gerbang dibuka dia langsung bilang ke polisi.
"Saya mau pulang saja, karena massa menjebol dari belakang. Akhirnya saya pulang melalui jalan pahlawan, melalui gedung polda yang sudah dikuasai aparat keamanan. Saya melewati jalan Polda kemudian ke jalan Veteran, yang kondisinya relatif aman dan normal,” ujarnya.
Editor : Ahmad Antoni