Kodam Diponegoro Akhiri Latihan Perang Gerilya, Prajurit Siap Hadapi Setiap Tantangan di Masa Depan
KARANGANYAR, iNewsSemarang.id - Kodam IV Diponegoro mengakhiri seluruh tahapan Latihan Terintegrasi Operasi Gerilya di Karanganyar kompleks. Latihan secara resmi ditutup pada Jumat (28/11/2025).
Latihan yang bertujuan membekali pengetahuan dan meningkatkan kemampuan prajurit agar memiliki kesiapsiagaan guna menghadapi kemungkinan perang gerilya di masa depan, sekaligus menyiapkan wilayah pertahanan aspek darat di wilayah Kodam IV/Diponegoro dalam rangka memperkuat Sistem Pertahanan Rakyat Semesta
Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin menyampaikan terima kasih sekaligus apresiasi kepada seluruh peserta latihan atas keberhasilan dalam menyelesaikan seluruh tahapan latihan gerilya dengan baik.
“Capaian ini mencerminkan semangat, dedikasi, profesionalisme, disiplin dan militansi prajurit agar selalu siap menghadapi setiap tantangan kemungkinan terjadinya perang di masa depan,” katanya.
Selama pelaksanaan latihan, seluruh prajurit dihadapkan pada situasi dan kondisi perang berlarut sesuai skenario latihan yang direncanakan.
Hal ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran yang mendekati situasi dan kondisi sebenarnya ketika harus bergerilya menghadapi musuh dalam menjaga kedaulatan NKRI.
Melalui latihan ini, prajurit dituntut untuk dapat menerapkan Taktik gerilya secara terintegrasi, menjamkan kembali naluri dan disiplin tempur serta penerapan akan pengetahuan teknis dan taktis militer.
Setiap prajurit Kodam IV Diponegoro dan segenap personel komponen cadangan harus memiliki kecakapan dan kompetensi dalam menerapkan taktik gerilya, kemampuan ini akan terus dipelihara dan diasah melalui latihan-latihan yang berkesinambungan.
Editor : Ahmad Antoni