Kunjungi Kampoeng Djadhoel, Wali kota Agustina Sebut Kehadiran Puan Maharani Beri Energi Positif
Sementara itu, Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin menyampaikan apresiasi atas perhatian Puan terhadap kampung bersejarah tersebut. Menurutnya, kunjungan itu menjadi dukungan moral bagi masyarakat setempat untuk terus mempertahankan produksi batik Semarang.
“Terima kasih kepada Mbak Puan yang sudah berkunjung ke Kampoeng Djadhoel. Kehadiran beliau akan memperkuat posisi Kampoeng Djadhoel sebagai Kampung Batik di Kota Semarang,” ujar Iswar usai mendampingi kunjungan tersebut.
Iswar menjelaskan, Kampoeng Djadhoel memiliki sejarah panjang sejak era kolonial sebagai kawasan pengrajin batik Semarang. Pemerintah Kota Semarang, kata dia, berupaya memperbaiki kawasan itu secara bertahap melalui sejumlah proyek penataan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) pada tahun anggaran 2025.
Salah satu upaya yang tengah berjalan adalah pembangunan rumah workshop untuk masyarakat Kampoeng Djadhoel. Fasilitas itu disiapkan sebagai ruang belajar dan regenerasi perajin batik bagi anak-anak muda Kota Semarang.
“Tujuannya agar anak-anak Kota Semarang tetap mempertahankan Kampoeng Djadhoel sebagai kampung batik. Workshop-nya sedang dibangun dan mudah-mudahan akhir Desember sudah bisa dimanfaatkan,” pungkas Iswar.
Editor : Arni Sulistiyowati