Pencarian Pendaki Hilang di Gunung Slamet, Sang Ayah: Ali, Pulang Nak!
"Saya cari sambil memanggil anak saya. 'Ali, Ali, pulang nak'. Tapi tidak ada sahutan jawaban," ujar Dhani.
Basarnas Semarang mengerahkan sedikitnya 70 personel gabungan yang terdiri atas tim inti dan relawan berkualifikasi khusus untuk menyisir lereng gunung tertinggi di Jawa Tengah tersebut.
Hingga Selasa (6/1) siang, puluhan personel tersebut dilaporkan telah melewati Pos 1 jalur pendakian. Skema pencarian kali ini dibagi ke beberapa titik strategis berdasarkan keterangan saksi kunci.
Tiga tim diarahkan untuk melakukan penyisiran dari Pos 3 hingga Pos 5 ke arah bawah. Sementara itu, tim lainnya difokuskan melakukan penyapuan (sweeping) di area puncak aliran air yang merupakan batas vegetasi, tepatnya di perbatasan jalur Baturaden, Kabupaten Banyumas.
Lokasi tersebut dipilih merujuk pada kesaksian Himawan, rekan mendaki Syafiq. Sebelum mereka terpisah, Syafiq dikabarkan mengalami kram otot yang cukup parah sehingga menghambat perjalanannya dan berujung pada hilangnya arah (tersesat).
Sebelumnya, Syafiq Ridhan Ali Razan, warga Kramat Utara, Magelang, dilaporkan hilang sejak Jumat (27/12/2025) saat mendaki melalui jalur Dipajaya, Desa Clekatakan, Pemalang.
Berbeda dengan Syafiq, rekannya Himawan Choidar Bahran telah lebih dulu dievakuasi dalam keadaan selamat oleh tim SAR pada Selasa (30/12/2025) lalu.
Editor : Ahmad Antoni