24 Hari Pencarian Yazid di Bukit Mongkrang Berakhir Duka, Jasad Korban Ditemukan di Celah Tebing
Menurutnya, Bukit Mongkrang memiliki daya tarik yang tinggi, terutama bagi pendaki pemula, namun juga menyimpan risiko yang perlu diantisipasi dengan sistem pengamanan yang memadai.
“Kami telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungann Hidup dan Keluhatanan (DLHK). Kejadian ini menjadi evaluasi bersama untuk meningkatkan aspek keselamatan, mulai dari penataan jalur, petunjuk arah, hingga pengawasan, terutama bagi pendaki pemula,” tegasnya.
Sebagai informasi, Yazid sebelumnya dilaporkan hilang setelah melakukan pendakian pada Minggu (18/1). Operasi pencarian SAR dimulai pada Senin (19/1) dan berlangsung selama tujuh hari hingga Minggu (25/1), kemudian diperpanjang hingga Sabtu (31/1).
Namun pada periode tersebut korban belum berhasil ditemukan. Bahkan, Sekda Jateng tercatat turut terlibat langsung dalam proses pencarian pada 27–28 Januari 2026.
Kepala Kantor Basarnas Surakarta, Kamal Riswandi, menjelaskan bahwa jenazah korban ditemukan sekitar pukul 08.54 WIB oleh tim Wanadri yang sedang melakukan flying camp di kawasan tersebut.
“Posisi korban berada di bawah Mongkrang mengikuti aliran sungai. Karena jalur menuju puncak cukup curam, proses evakuasi dilakukan melalui jalur yang lebih landai di wilayah Beruk,” jelas Kamal.
Sebanyak 50 personel SAR gabungan dikerahkan dalam proses evakuasi hingga jenazah berhasil dibawa ke RSUD Karanganyar. Jenazah kemudian dipulangkan ke rumah duka sekitar pukul 20.00 WIB, disalatkan, dan langsung dimakamkan.
Editor : Ahmad Antoni