BKK Kelas I Semarang dan Bandara Ahmad Yani Sinergi Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
SEMARANG, iNewsSemarang.id - Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Semarang kembali meggelar Forum Konsultasi Publik (FKP). Kali ini Pelayanan Kekarantinaan Kesehatan di Bandara Ahmad Yani Semarang menjadi topik pembahasan dalam FKP di Aula BKK Kelas I Semarang, Kamis (12/2/2026).
Kepala BKK Kelas I Semarang, Sulistyono, SKM, M.Kes menjelaskan, Forum Konsultasi Publik ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman hingga solusi, antara penyelenggara pelayanan dan masyarakat sehingga pembahasan rancangan, penerapan, dampak dan evaluasi kebijakan hingga menghasilkan kebijakan yang efektif dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Forum konsultasi publik dengan melibatkan pihak Bandara Ahmad Yani ini adalah suatu wadah untuk kita bagaimana ada diskusi antara pengguna jasa dengan kami BKK khususnya, fokus ke pelayanan yang menjadi fungsi dan tugas pokok BKK,” jelas Sulistyono.
“Jadi, jangan sampai ada masalah, sehingga pelayanan ke masyarakat bisa kurang optimal, kemudian juga yang dilakukan oleh BKK adalah melakukan sosialiasi termasuk juga isu-isu terkini sebagai contoh merebaknya virus nipah,” ujarnya.
Dia menyebutkan sosialisasi tersebut seperti pemasangan banner, menyampaikan edukasi lewat media sosial. Selain itu, pihaknya juga memastikan seluruh personel BKK yang bertugas di bandara adalah petugas-petugas yang memang benar-benar punya integritas.
“Kami lakukan rolling dengan menambah satu personel dokter, sehingga ada tiga dokter yang bertugas di bandara. Hal ini karena tren penumpang di bandara selalu meningkat, ada penerbangan internasional hingga potensi membawa penyakit dari luar negeri,” kata Sulistyono.
Dia menegaskan bahwa BKK Kelas I Semarang bekerja sesuai dengan instruksi dari pusat. “Kalau memang ada virus terbaru biasanya ada perintah: aktifkan thermal scan, pengambilan sampel, surveilans, tiap hari melihat website bagaimana penyakit di dunia,” ujar Sulistyono.
“Sekarang ini perintahnya aktifkan thermal scan, tingkatkan surveilans terutama bagi pendatang luar negeri yang umrah, karena Arab Saudi kan berdekatan dengan India. Sampai dengan saat ini virusnya belum sampai Indonesia. Yang terbaru, sampai di Bangladesh,” ungkapnya.
Tingkatkan Koordinasi dan Komunikasi terkait Isu Kesehatan
Sementara itu, GM Bandara Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto menyambut positif diadakannya Forum Konsultasi Publik BKK Kelas I Semarang.
Dia mengatakan perlunya meningkatkan koordinasi, komunikasi terkait isu-isu tentang kesehatan. Karena isu-isu kesehatan sama saja kemajuan teknologi berkembang pesat.
“Kalau kita tidak ikuti perkembangan ini kita juga ketinggalan untuk bisa mengantisipasi. Jadi harapannya dengan adanya acara seperti ini stakeholder di bandara bisa semakin erat, bisa berkomunikasi untuk satu tujuan visi, kenyamanan para pengguna jasa,” ujarnya.

Terkait antisipasi penyebaran virus nipah, Sulistyo mengatakan bahwa pihaknya telah bekerjasama dengan BKK Kelas I Semarang.
“Kita sudah bekerjasama dengan BKK dan sudah membuat tim untuk di bandara, khususnya kedatangan dari luar negeri, untuk instens mengecek perkembangan penumpang yang masuk,” ujar Sulistyo.
“Sejauh ini (virus nipah) masih aman, berkat kerjasama BKK dan Angkasa Pura selalu dari awal sejak masalah Covid kita selalu bekerjasama,” imbuhnya.
Editor : Ahmad Antoni