Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Jateng Tingkatkan Deteksi Dini dan Patroli di Wilayah Rawan Karhutla
Advertisement . Scroll to see content

Kekeringan Landa 15 Daerah di Jateng: 81.297 Jiwa Terdampak, Droping Lebih 3 Juta Liter Air Bersih

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:25 WIB
  • author Ahmad Antoni
Kekeringan Landa 15 Daerah di Jateng: 81.297 Jiwa Terdampak, Droping Lebih 3 Juta Liter Air Bersih
BPBD Jateng menyalurkan air bersih ke wilayah terdampak kekeringan. (foto: istimewa)

BATANG, iNewsSemarang.id - Berbagai upaya dilakukan untuk mengatasi bencana kekeringan pada musim kemarau 2026 di wilaya Jawa Tengah (Jateng). 

Gubernur Jaateng Ahmad Luthfi mengatakan, Pemprov Jateng, bupati, wali kota telah melakukan pemetaan wilayah yang berpotensi mengalami kekurangan air bersih.

“Para bupati dan wali kota sudah membuat mapping (pemetaan). Sudah dipetakan mana daerah-daerah yang kekeringan,” kata Luthfi.

Berdasarkan data Badan Penanganggulangan Bancana Daerah (BPBD) Jateng, sebanyak belasan kabupaten/ kota telah di Jateng menetapkan status siaga, yakni Sukoharjo, Demak, Temanggung, Brebes, Kendal, Sragen, Banjarnegara, Purbalingga, Grobogan, Semarang, Pemalang, Wonosobo, Purworejo, Wonogiri, Kota Salatiga dan Kota Tegal.  

Menurutnya, data hasil pemetaan tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti bersama dinas terkait. Penanganan akan disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan setiap wilayah. “Prinsipnya, bupati dan wali kota sudah punya data. Tinggal kita mengeksekusi kegiatannya,” ujarnya.

Sejak 5 Juni hingga 14 Juli 2026, bantuan air bersih telah disalurkan sebanyak 3.258.000 liter melalui 660 tangki kepada 30.378 kepala keluarga atau sekitar 81.297 jiwa di 15 kabupaten, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Purworejo, Magelang, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Sragen, Grobogan, Jepara, Demak, Semarang, dan Pemalang. 

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut